Sumbawa Besar, Gaung NTB – Setelah melalui proses sosialisasi,
presentasi antara BUMDes LKM dengan sejumlah perbankan, akhirnya
tercapai kesepakatan untuk membangun hubungan kemitraan antara BUMDes
LKM dengan Bank Syariah Mandiri (BSM) Cabang Pembantu Sumbawa.
Kesepakatan bermitra tersebut telah ditandai dengan penandatanganan MoU
yang difasilitasi oleh Bappeda Sumbawa antara 4 BUMDes LKM dengan BSM
Capem Sumbawa yang berlangsung di Kantor Bappeda Sumbawa, Selasa
(30/04).
4 BUMDes LKM tersebut meliputi, BUMDes LKM Sabedo Kecamatan Utan,
BUMDes LKM Sukamaju Kecamatan Lunyuk, BUMDes LKM Muer Kecamatan Maronge
dan BUMDes LKM Labuan Jambu Kecamatan Empang, penandatangan MoU tersebut
dilakukan oleh masing-masing Manager BUMDes LKM dengan Pimpinan BSM
Capem Sumbawa.
Kepala Bappeda Sumbawa yang diwakili oleh Sektretaris Bappeda, Imam
Sopingi SSos pada kesempatan itu menyampaikan bahwa Pemda Sumbawa
berkomitmen untuk meningkatkan kemandirian Usaha Mikro Kecil dan
Menengah (UMKM) melalui fasilitasi lembaga keuangan yang menjadi salah
satu pilihan pembiayaan UMKM.
Kemudian BUMDes LKM merupakakn Badan Usaha Milik Desa sebagai Lembaga
Keuangan Mikro yang ruang lingkup pelayanannya diprioritaskan untuk
melayani akses permodalan bagi UMKM di tingkat desa, sehingga dalam
pelayanannya kata Imam, BUMDes berperan sebagai lembaga intermediasi
keuangan untuk mendukung ekomoni rumah tangga dan usaha produktif di
tingkat desa.
Hingga tahun 2013 ini kata Imam, Kabupaten Sumbawa telah membina 13
BUMDes LKM, dari seluruh BUMDes tersebut 10 diantarnya telah berjalan
sebagaimana layaknya lembaga keuangan profesional, sementara 3 lainnya
meliputi BUMDes Lopok, Simu dan Alas Luar masih harus dilakukan
pembinaan intensif menuju kemandirian.
Dalam memberikan pelayanan kepada nasabah menurut Imam, BUMDes
mempunyai kemampuan terbatas akibatnya masih banyak nasabah yang belum
dapat terlayani karena terbatasnya dana, oleh karena beberapa BUMDes
yang memiliki potensi besar perlu bermitra dengan lembaga keuangan yang
memiliki dana yang lebih besar.
Inilah yang menjadi salah satu alasan mengapa 4 BUMDes terbaik di
Kabupaten Sumbawa sekarang ini bermitra dengan BSM Capem Sumbawa, dengan
harapan mendapat dukungan dari sisi permodalan. 4 BUMDes tersebut kata
Imam telah mendapat kepercayaan yang besar dari masyarakatnya kemudian
memiliki kinerja yang baik. “Ini semua menjadi modal besar untuk
bermitra, sehingga pertalian antara BUMDes LKM dengan BSM akan terus
berlanjut dengan baik,” katanya.
Pada kesempatan itu, Imam menjelaskan bahwa pada prinsipnya
pemerintah Kabupaten Sumbawa hanya bertindak sebagai fasilitator,
pengawas sekaligus pembina dalam hubungan BUMDes LKM dengan pihak
perbankan, selebihnya merupakan tanggungjawab masing-masing pihak untuk
saling menjaga satu sama lain.
“Kami berharap kerjasama ini tidak berhenti sampai dengan 4 BUMDes
ini, akan tetapi diharapkan dapat berlanjut pada BUMDes lain yang ada di
Kabupaten Sumbawa,” harapnya.
Sementara itu Kepala Kantor Cabang Persiapan Sumbawa, PT Bank Syariah
Mandiri, Umar Singgih H Wibowo, menyampaikan bahwa BSM ingin memajukan
UMKM, karena prinsipnya apabila UMKM maju maka perekonomian dan
kesejahteraan masyarakat akan maju.
Menurut Umar, pada saat negara ini dilanda krisis UMKM tidak
terpengaruh, demikian juga dengan bank-bank yang mendanai UMKM juga
tidak terkena imbas krisis terutama Bank Syariah. “Semua bank yang intes
membiayai UMKM selamat dari krisis,” jelasnya.
Untuk diketahui kata Umar, bahwa BSM memberikan pembiayaan sebesar 70 persen di sektor UMKM dan terus mengalami peningkatan.
Menurut Survei katanya, di Indonesia pembiayaan perbankan di sektor
mikro baru mencapai 15 persen. Oleh karena itu BSM mengambil sikap yang
berani dan pilihan cerdas untuk menjalin kemitraan dengan BUMDes LKM
“Bisnis itu harus berani dan kita harus yakin dengan target yang sudah kita plot, tentunya kita tidak ngawur,” jelasnya
Keberadaan BUMDes selama ini katanya didampingi oleh konsultan yang
sudah berpengalaman, dan Umar berharap BUMDes kedepan akan menjadi
perpanjangan tangan bagi BSM di tingkat desa.
Umar juga menyampaikan bahwa BSM juga berkomitmen untuk melakukan
penguatan menajemen terhadap BUMDes dengan menggelar pelatihan-pelatihan
sehingga kedepan dapat bersinergi dengan lebih baik setra hubungan
menjadi lebih mesra.
Pada kesempatan itu Kabid Ekonomi Bappeda Sumbawa, Z Arifin SPt MSi,
juga berksempatan memberikan arahan, bahwa upaya pemerintah untuk
mendukung usaha mikro di daerah ini sudah menampakan hasil yang kongrit
dengan ditandatanganinya MoU antara 4 BUMDes LKM dengan BSM Capem
Sumbawa. “Kami merasa bangga atas sambutan dan apresiasi dari BSM kepada
BUMDes,” katanya.
oleh karena itu Arifin berharap kepada 4 BUMDes yang telah melakukan
kepesekatan itu agar menjalin kerjasama yang baik antara Manajer dengan
Forum Pemlik sehingga dapat mengawal kesepakatan yang telah dibangun
tersebut. Arifin juga mengingatkan bahwa banyak pengalaman yang dapat
dipetik dari beberapa program pemerintah yang dikucurkan kepada
masyarakat, namun para penerima dana ini tidak yakin dengan kepercayaan
yang diberikan.
oleh karena itu Arifin menghimbau kepada Manajer BUMDes dan Forum
Pemlik agar dukungan permodalan dari BSM ini dapat dijaga dan laksanakan
sebagaimana mestinya. “Hubungan baik dengan BSM ini kami harapkan tidak
sampai disini saja, kita ingin merajut hubungan ini hingga dimasa yang
akan datang,” harapnya.
Pada kesempatan itu selain dilakukan penandatangan MoU antara 4
BUMDes dengan BSM Capem Sumbawa, juga dilakukan penyerahan bantuan
komputer dari Diskoperindag kepada 3 BUMDes yakni BUMDes Alas Luar,
Maronge dan Lenangguar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar