Sumbawa Besar, Gaung NTB
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sumbawa,
saat ini tengah melakukan koordinasi dengan Kementerian Tenaga Kerja dan
Transmigrasi (Kemenakertrans) untuk membahas kelanjutan pembangunan
fisik di lokasi transmigrasi Brang Lamar Kecamatan Lunyuk.
Seperti diketahui, rencana penempatan 100 KK tahap pertama di wilayah
transmigrasi tersebut pada akhir tahun 2012 terpaksa ditunda karena baru
38 unit rumah yang terbangun dari 100 rumah yang mesti dibangun.
Sarana lain seperti air bersih dan jalan juga belum rampung dikerjakan oleh rekanan sesuai kontrak.
Ditemui Gaung NTB, Kamis, (17/1), Kadisnakertrans setempat, H Yahya
Adam, BA, menegaskan tahun ini kelanjutan pekerjaan di Brang Lamar ini
masih difokuskan pada penuntasan pembangunan rumah dan sarana umum
lainnya yang sempat tertunda pada tahun sebelumnya. “Setelah itu baru
kita lanjutkan lagi pembangunan rumah untuk 100 KK tahap kedua pada
tahun 2014,” terangnya.
Untuk kelanjutan pembangunan yang sempat tertunda ini ujarnya,
diupayakan lebih awal guna menghindari mepetnya waktu termasuk agar
seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai jadwal yang sudah
ditentukan. “Insya Allah, sekitar bulan Maret proses tender diupayakan
sudah bisa dilaksanakan,” tandasnya.
Siapapun rekanan yang akan melanjutkan proyek pembangunan di Brang Lamar
ini sambungnya, Disnakertrans Sumbawa berharap mereka betul-betul
memiliki komitmen untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan sesuai jadwal.
Mengenai calon warga trans yang akan ditempatkan nanti, H Yahya,
menambahkan tahap seleksi belum selesai dilaksanakan dan akan dilakukan
lagi setelah seluruh proses pembangunan rampung dikerjakan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar